Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wakapolda Sulteng Hadiri Panen Raya Nasional, Kapolri Lepas Ekspor 100 Ton Jagung ke Malaysia

Sabtu, 16 Mei 2026 | Mei 16, 2026 WIB Last Updated 2026-05-16T15:23:44Z


SIGI – CANANGNEWS.ID

Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf menghadiri kegiatan Panen Raya Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Sabtu (16/5/2026) siang, di Desa Loru, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Kegiatan panen raya nasional tersebut dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dan diikuti serentak seluruh jajaran Polda di Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan serta mendukung program swasembada pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, DPRD Sulteng, Kejaksaan Tinggi, TNI, Bulog, BPS, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, hingga para Kapolres jajaran Polda Sulteng yang mengikuti secara virtual.

Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 dilaksanakan di lahan seluas 189.760 hektare dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.

Menariknya, sebagian hasil panen nasional tersebut akan menembus pasar internasional.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ungkap Kapolri.

Selain untuk kebutuhan ekspor, hasil panen juga akan disalurkan ke Bulog guna memperkuat cadangan pangan pemerintah serta menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto dalam sambutannya mengapresiasi kerja sama seluruh elemen pemerintah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas negara dan mendukung program strategis nasional, khususnya di sektor pangan.

“Tanpa mengurangi rasa hormat karena mereka-mereka adalah kunci, adalah tim kita, tim saya yang bersama-sama kita sedang bekerja keras untuk memimpin negeri ini, mengendalikan negeri ini, menjaga negeri ini, menjaga rakyat kita, menjaga semua kekayaan rakyat kita,” ujar Presiden.

Panen raya jagung serentak ini dinilai menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi hasil pertanian Indonesia.

Modernisasi alat pertanian serta penguatan koperasi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat perekonomian desa.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Polda Sulawesi Tengah mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Wakapolda pada panen raya ini menunjukkan komitmen Polri untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan panen raya serentak menjadi indikator positif meningkatnya produktivitas pertanian yang diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa.

“Harapannya, sinergitas seluruh pihak terus terjaga agar program ketahanan pangan nasional berjalan optimal, hasil pertanian meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan Sulawesi Tengah dapat turut berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri pangan,” pungkasnya.

#(yudha)

×
Berita Terbaru Update