-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Misteri Kematian Lansia di Kebun Tomini, Polisi Dalami Penyebab

Rabu, 08 April 2026 | April 08, 2026 WIB Last Updated 2026-04-08T16:11:11Z
Seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan.
PARIGI MAOUTONG – CANANGNEWS.ID

Warga Desa Tomini, Kecamatan Tomini, digemparkan oleh penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan, Selasa (7/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Linton Lowo (61), warga Desa Ogotmubu. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pondok kebunnya sekitar pukul 18.30 WITA oleh warga yang sebelumnya melakukan pencarian.

Kekhawatiran keluarga bermula saat korban yang berangkat ke kebun sejak pukul 07.30 WITA tak kunjung pulang hingga sore hari. Pencarian pun dilakukan oleh Yorim (18) bersama warga sekitar, hingga akhirnya korban ditemukan dalam posisi terlentang tanpa mengenakan baju, dengan kepala beralaskan kaus miliknya.

Di lokasi kejadian, warga juga menemukan sepeda motor serta sejumlah barang pribadi korban seperti parang, sepatu, dan tas yang masih utuh di dalam pondok.

Kapolsek Tomini, IPTU Sumarlin, S.H, menyampaikan bahwa dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi perampasan.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau kehilangan barang milik korban,” ungkapnya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan awal oleh petugas medis Puskesmas Tomini sekitar pukul 23.10 WITA menunjukkan adanya luka gores di bagian belakang leher, pendarahan dari lubang hidung sebelah kiri, serta lebam pada bagian belakang tubuh. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum ditemukan.

Meski ditemukan sejumlah luka, pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit hipertensi dan maag akut yang kerap kambuh, terutama saat kelelahan. Hal ini menjadi dugaan awal penyebab kematian.

Namun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti.

“Dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan, namun kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana,” tegas IPTU Sumarlin.

Sejumlah langkah cepat telah dilakukan aparat, mulai dari mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya para petani yang beraktivitas di wilayah perkebunan. Polisi pun mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan,” tutupnya.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan, sementara proses penyelidikan masih terus berlangsung.

#(ril)

×
Berita Terbaru Update