JATIM – CANANGNEWS.ID
Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam penertiban tambang ilegal, Ketua Umum Fast Respon, Agus Flores kembali menunjukkan komitmennya dengan membongkar dugaan aktivitas tujuh tambang di wilayah Jawa Timur.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari dukungan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas praktik tambang ilegal di Indonesia.
Agus Flores yang juga dikenal sebagai keturunan Raja Brawijaya V itu sebelumnya telah mengungkap sejumlah kasus tambang di berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah. Kini, Jawa Timur menjadi fokus berikutnya dalam upaya pengungkapan tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah tambang yang dibongkar diduga mendapat perlindungan dari oknum-oknum berpengaruh. Namun, ia menegaskan tidak gentar dan mempertanyakan apakah kekuatan para “backing” tersebut masih bertahan atau justru melemah.
Dalam pernyataannya di Surabaya, Senin (13/4), Agus Flores juga menegaskan bahwa dirinya sengaja tidak berkoordinasi dengan pihak kepolisian daerah. Hal ini dilakukan agar langkahnya murni sebagai bentuk dukungan terhadap Kapolri dalam membersihkan praktik tambang ilegal tanpa adanya kepentingan lain.
“Saya ingin membantu Kapolri membersihkan tambang ilegal, agar ini benar-benar menjadi perhatian Presiden,” ujarnya.
Ia juga menyindir oknum-oknum yang dinilai hanya mencari perhatian pimpinan tanpa bekerja maksimal. “Ngapain cari muka, padahal Kapolri sudah punya muka,” tegasnya.
Langkah Agus Flores ini menambah sorotan terhadap penanganan tambang ilegal di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, yang diduga masih melibatkan jaringan kuat di balik operasionalnya
#(yudha)
