![]() |
| Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Jono Oge mengalami penurunan pada tahun anggaran 2026. |
SIGI – CANANGNEWS.ID
Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Jono Oge mengalami penurunan pada tahun anggaran 2026. Hal ini terungkap berdasarkan pantauan Media pada Minggu (29/03/2026).
Bendahara desa yang mewakili kepala desa menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum dapat memberikan keterangan langsung dari kepala desa karena yang bersangkutan belum merespons pesan konfirmasi melalui WhatsApp.
Dalam keterangannya, bendahara desa menjelaskan bahwa anggaran dana desa tahun ini mengalami pemangkasan sekitar Rp80 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Dampak dari pengurangan tersebut membuat pemerintah desa hanya mampu mengalokasikan anggaran untuk pembayaran honor perangkat desa.
“Untuk tahun 2026 ini memang terjadi penurunan anggaran. Pemangkasan sekitar Rp80 juta, sehingga sebagian besar hanya difokuskan untuk honor perangkat desa,” ungkap bendahara kepada Media Pilar Nusantara.
Ia juga menambahkan bahwa sejumlah program pembangunan infrastruktur desa yang sebelumnya telah direncanakan melalui musyawarah desa (musdes) terpaksa ditunda dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.
“Serentak semua desa mengalami penurunan alokasi dana desa dari pemerintah daerah. Akibatnya, program infrastruktur yang sudah direncanakan belum bisa dilaksanakan tahun ini,” jelasnya.
Menurutnya, jika tidak terjadi pemangkasan anggaran, maka pembangunan infrastruktur di Desa Jono Oge kemungkinan besar sudah mulai berjalan sesuai rencana.
“Seandainya tidak ada pemangkasan, pekerjaan infrastruktur di desa sudah bisa direalisasikan,” tambahnya.
Meski demikian, pemerintah desa tetap berupaya mencari solusi atas keterbatasan anggaran tersebut agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi di masa mendatang.
“Kami akan terus mencari jalan keluar agar program pembangunan tetap bisa berjalan di tahun berikutnya,” pungkasnya.
#yudha
