BANDUNG, CANANGNEWS.ID
Dalam upaya menjaga reputasi Bali sebagai destinasi wisata dunia, Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya memimpin langsung aksi korvei atau pembersihan sampah laut di kawasan Pantai Kedonganan, Kuta, pada awal Februari 2026. Kegiatan kolaboratif ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pariwisata berkelanjutan di Pulau Dewata.
Gerakan Masif Menindaklanjuti Arahan Presiden
Aksi bersih-bersih ini bukan sekadar seremoni, melainkan tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rakornas lintas instansi. Tak kurang dari 5.000 peserta terjun ke lapangan, yang terdiri dari unsur:
Personel TNI dan Polri.
Pemerintah Daerah (DLHK Badung).
Akademisi (Pelajar dan Mahasiswa).
Organisasi Masyarakat serta Relawan Lingkungan.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran menteri kabinet, termasuk Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Pariwisata, menunjukkan betapa pentingnya isu pengelolaan sampah pesisir di mata pemerintah pusat.
Bali Sebagai Barometer Pengelolaan Sampah Nasional
Dalam arahannya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang menjadikan Bali sebagai "wajah" pariwisata Indonesia. Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan bahwa Indonesia sedang menghadapi tantangan darurat sampah yang memerlukan penanganan sistematis. Ia berharap Bali dapat menjadi contoh sukses bagi daerah lain di Indonesia.
Aksi Nyata di Lapangan
Pembersihan dilakukan secara terorganisir di sepanjang bibir pantai Kedonganan. Untuk mempercepat proses evakuasi sampah, dikerahkan dukungan alat berat berupa:
1 unit excavator
50 unit dump truck
5 unit loader
Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, menegaskan bahwa keterlibatan kepolisian adalah bentuk dukungan total terhadap program pemerintah.
"Kebersihan pantai adalah fondasi bagi masa depan pariwisata dan ekonomi Bali. Kami di Polri berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap gerakan positif demi mewujudkan Bali yang bersih, sehat, dan kompetitif di kancah global," ungkapnya.
Melalui gerakan ini, diharapkan tercipta budaya baru di tengah masyarakat bahwa menjaga kelestarian pantai bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif setiap individu.
#divisihumaspolri
