![]() |
| Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mengikuti video conference (vicon) yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Dedi Prasetyo. |
Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) mengikuti video conference (vicon) yang dipimpin Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Dedi Prasetyo dalam rangka mengantisipasi fenomena El Nino ekstrem yang disebut “Godzilla”, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Sulteng tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sulteng Endi Sutendi, didampingi Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan serta Karo Ops Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gulton bersama para pejabat utama (PJU) lainnya.
Selain jajaran kepolisian, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, BMKG, serta BNPB. Kehadiran lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi menghadapi potensi bencana akibat dampak El Nino.
Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah strategis menghadapi ancaman musim kemarau panjang.
Ia juga meminta seluruh Kapolda untuk bersikap proaktif dengan melibatkan perguruan tinggi di wilayah masing-masing. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan dukungan riset, inovasi, serta pemanfaatan sumber daya dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
Selain itu, pengelolaan data terintegrasi turut menjadi perhatian utama. Seluruh jajaran diminta konsisten dalam penginputan data, mengingat peran big data sangat penting dalam mendukung analisis serta pengambilan kebijakan yang tepat.
“Basis data personel mulai dari tingkat Polsek, Polres hingga instansi terkait harus terintegrasi dan saling berbagi informasi. Kolaborasi data ini penting agar negara selalu hadir dan siap menghadapi berbagai situasi kontinjensi,” tegas Wakapolri.
Arahan tersebut juga sejalan dengan semangat Asta Cita yang menitikberatkan pada kesiapsiagaan, efisiensi, serta optimalisasi pelaksanaan tugas kepolisian.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah yang rawan terdampak musim kemarau panjang.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan instansi terkait semakin kuat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana, sehingga dapat meminimalisir dampak bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujarnya.
#(yudha)
