-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Duel Parang-Badik di Empang Malakosa, Petani 59 Tahun Tewas di Tempat

Kamis, 16 April 2026 | April 16, 2026 WIB Last Updated 2026-04-16T14:54:52Z


Seorang petani bernama Nangka (59) tewas di lokasi kejadian usai terlibat duel
PARIGI MOUTONG – CANANGNEWS.ID

Peristiwa berdarah terjadi di wilayah Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis (16/4/2026) sore. Seorang petani bernama Nangka (59) tewas di lokasi kejadian usai terlibat duel menggunakan senjata tajam jenis parang dan badik.

Insiden tragis tersebut berlangsung di area empang, Dusun IX Taman Sopo, Desa Malakosa, sekitar pukul 16.30 WITA.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku berinisial AE (43) datang ke lokasi sekitar pukul 16.00 WITA dengan tujuan memperbaiki pintu air. Namun situasi berubah tegang ketika korban tiba di lokasi dan mempertanyakan aktivitas pelaku.

Adu mulut pun tak terhindarkan hingga berujung perkelahian sengit. Dalam duel tersebut, pelaku diduga menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami tiga luka tusuk di bagian perut.

Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Kapolsek Sausu, IPTU Yakobus Mangopo, SH, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.

“Begitu menerima informasi, kami segera menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan pelaku,” ujar IPTU Yakobus.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolsek Sausu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Balinggi guna keperluan visum. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif serta kronologi lengkap dari peristiwa tersebut.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dalam menyelesaikan persoalan.

“Kami mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah atau jalur hukum dalam menyelesaikan masalah, agar tidak berujung pada tindakan yang merugikan semua pihak,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik yang tidak terkendali dapat berujung fatal dan merenggut nyawa. Polisi memastikan penanganan kasus akan dilakukan secara tegas sesuai hukum yang berlaku.

#(yudha)

×
Berita Terbaru Update